Kamis siang. Hari yang cerah tapi ga secerah perasaanku. Saat aku berjalan keluar ruangan seusai kuliah, aku mendengar kata yang kurang mengenakkan hati.
Tiba-tiba aku merasa panas, panas sekali. Aku pengen banget menanggapi kata-kata itu, tapi sudahlah. Itu hanya akan membuat masalah. Aku heran, ini yang namanya "Mahasiswa"??. Kata orang Mahasiswa orang yang intelek, tapi buktinya apa?. "Mereka" bisanya cuman menggonggong tanpa ada manfaat. "Mereka" harusnya lebih bersikap lebih dewasa, ga seperti anak kecil.
Mengapa mahasiswa sekarang hobinya berdemo atau tawuran yah?? Apa ga ada kerjaan lain yang lebih bermanfaat selain itu??
Aku sebagai siswa baru, belum bisa menganggap diriku sebagai Mahasiswa. Terlalu cepat rasanya bila predikat itu melekat padaku. Terus kapan aku jadi Mahasiswa?? Biarlah waktu yang menjawab semuanya. Menurutku demo boleh-boleh saja, tapi ga sampai yang merusak atau anarkis. Aku pernah bertanya pada teman, sebenarnya buat apa demo?? Katanya "demi rakyat". Apanya demi rakyat, kalo demonya anarkis sampai merusak. Awalnya mau membantu tapi ujung-ujungnya merugikan. Bagaimanapun juga, untuk memperbaiki kerusakan tadi pasti uang rakyat juga yang akan d pakai. Maka dari itu, mari kita menjadi mahasiswa dalam arti yang sebenarnya jangan menjadi mahasiswa pada umumnya. . . . .
Jumat, 06 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar